Wednesday, June 13, 2007

Bidadari bermata jeli

"Sesungguhnya, orang-orang yang bertakwa berada dalam surga dan kenikmatan, mereka bersuka
ria dengan apa ynag diberikan oleh Tuhan mereka; dan Tuhan mereka memelihara mereka dari
azab neraka. (Dikatakan kepada mereka),"makan dan minum dengan enak sebagai balasan dari apa yang kamu kerjakan.: mereka bertelekan di atas tempat tidur ang berderetan dan Kami kahwin
kan mereka dengan bidadari-bidadari yang cantik dan bermata jeli." (ath-Thur: 17-20)

Mabi Muhammmad saw menggambarkan kepada Ummu Salamah r.a. tentang perihal Syurga:

Dari Ummu Salamah r.a., ia berkata kepada Rasulullah, "Ya Rasul Allah, jelaskanlah kepadaku
firman Allah tentan gbidadari-bidadari yang bermata jeli."

Baginda menjawab, "Bidadari yang kulinya bersih, matanya jeli dan lebar, rambutnya berkilau
seperti sayap burung nasar."

Ia berkata lagi, "Jelaskanlah kepadaku tentang firman Allah, "Laksana mutiara yang tersimpan
baik." (Al-Waaqi'ah:23)

Baginda menjawab, "Kebeninganya seperti kebeningan mutiara di kediaman lautan, tidak pernah
tersentuh tangan manusia."

Ia berkata lagi, "Ya Rasul Allah, jelaskanlah kepadaku firman Allah, "DI dalam syurga itu
ada bidadari-bidadari yang baik-baik lagi cantik-cantik." (Ar-Rahman: 70)

Baginda menjawab, "Akhlaknya baik dan wajahnya cantik jelita."

Ia berkata lagi, "Jelaskanlah kepadaku firman Allah, "Seakan-akan mereka adalah telur
(burung unta) yang tersimpan dengan baik." (As-Shaaffat: 49)

Baginda mejawab, "Kelembutannya seperti kelembutan kulit yang ada pada bahagian dalam telur
dan terlindung kulit telur bahagian luar, atau yang biasa disebut putih telur."

Ia berkata, "Ya Rasul Allah, jelaskanlah kepadaku firamn Allah, "Penuh cinta dan sebaya
umurnya." (Al-Waqiah: 37)

Baginda menjawab, "Mereka adalah wanita-wanita yang meniggal dunia pada usia lanjut, dalam keadaan rabun dan beruban. Itulah yang dijadikan Allah tatkala mereka sudah tahu lalu menjadikan mereka sebagai wanita-wanita gadis, penuh cinta, berghairah, mengasihi dan umurnya sebaya."

Ia bertanya, "Ya Rasul Allah, manakah yang lebih utama, wanita dunia ataukah bidadari yang bermata jeli?"

Baginda menjawab, "Wanita-wanita dunia lebih utama daripada bidadari-bidadari yang bermata jei, seperti kelebihan apa yang tampak daripada apa yang tidak nampak."

Ia bertanya, "Kenapa wanita dunia lebih utama daripada mereka?"

Baginda menjawab, “Kerana shalat mereka, puasa dan ibadah mereka kepada Allah. Allah meletakkan cahaya di wajah mereka, tubuh mereka adalah kain sutera, kulitnya putih bersih, pakaiannya berwarna hijau, perhiasannya kekuning-kuningan, sanggulnya mutiara, dan sisirnya diperbuat daripada emas. Mereka berkata, "Kami hidup dan tidak mati, kami lemah-lembut dan tidak jahat sama sekali, kami selalu mendampingi dan tidak beranjak sama sekali, kami redha dan tidak pernah bersungut-sungut sama sekali. Bebahagialah orang yang memiliki kami dan kami memilikinya."

Ia berkata, "Ya Rasul Allah, salah seorang di antara kami pernah menikah dengan dua, tiga atau empat laki-laki lalu dia meninggal dunia. Dia masuk syurga dan mereka masuk syurga pula. Siapakah di antara laki-laki itu yang akan menjadi suaminya di syurga?"

baginda menjawab, "Wahai Ummu Salamah, wanita itu disuruh memilih, lalu ia pun memilih siapa di antara mereka yang akhlaknya paling bagus, lalu ia berkata, 'Wahai Tuhanku, sesungguhnya laki-laki inilah yang paling baik akhlaknya tatkala hidup bersamaku di dunia. Maka, nikahkanlah aku dengannya.' Wahai Ummu Salamah, akhlak yang baik itu akan pergi membawa dua kebaikan, dunia dan akhirat." (HR ath-Tabrani)

No comments: